TUGAS KE-3 Tokoh Panutan Pecel Lele Lela, Ketika Hobi Menjadi Bisnis

Pecel Lele LeLa, Ketika Hobi Menjadi Bisnis

 

rangga-umara-lele-lela-kuliner

Dia bukan seorang anak yang terlahir dari keluarga kayaraya tetapi dia mempunyai jiwa bisnis yang datang juga bukan dari apa yang selama ini sudah dia tempuh pada bidang pendidikannya, ya… memang siapa saja bisa memulai bisnis apapun. tapi tidak semua orang bisa berhasil melalui bisnis,nya. untuk itu saya memulai bisnis SEBLAK saya dengan mengikuti jejak dan mempelajari pengalaman dari sang pemilik rumah makan yang sudah terkenal ini, semoga saya bisa seperti dia…

berikut kisah singkat mengenai Rangga Umara sang pengusaha muda :)

Rangga Umara salah satu pengusaha Kuliner Sukses berbagi Inspirasi dalam pesta wirausaha Komintas Tangan Di Atas (TDA) Mataram, Mimpinya memiliki Pecel Lele Lela benar-benar terwujud setelah melaui proses perjuangan. Rangga Umara kini  sudah sukses mengembangkan usaha pecel lele lela dan sudah memiliki sekitar  92 outlet Pecel Lele Lela yang tersebar di seluruh Dunia, keuntungan yang diraihnya mencapai milyaran rupiah per bulannya.

Siapa yang belum kenal dengan Rangga Umara, pebisnis kuliner yang mampu meraup keuntungan mencapai 1,8 M sebulan dari setiap outlet Lele Lela. Sebagai pelaku bisnis kuliner, kesuksesan Rangga Umara diraih karena kemampuannya melihat peluang dan melakukan inovasi. Dan semuanya berawal dari mimpi yang ditulisnya dalam Dream Book.

Rangga Umara merintis usaha kulinernya dengan tekat yang kuat dan modal nekat. Awalnya, Rangga Umara bekerja sebagai karyawan sebuah perusahaan. Kondisi perusahaan yang nyaris kollaps kemudian memaksanya untuk banting setir dari seorang karyawan menjadi seorang pengusaha.

Impian menjadi pengusaha sudah Rangga tanamkan sejak lulus kuliah. Berkali-kali gagal dalam membangun usaha tidak membuatnya kapok untuk memulai lagi dan lagi, hingga akhirnya ‘Lele Lela’ kini menjadi andalannya.

 

d kuliner-logo-lele-lela

 

Lele menjadi pilihan Rangga Umara karena selain lele adalah makanan kesukaannya, lele juga seperti ayam dan ikan-ikan lain yang tidak pernah kehilangan peminat. Bisa dibuktikan dari semakin banyaknya warung pecel lele. Jangan heran bila perputaran uang di bisnis ikan lele ini mencapai miliaran rupiah setiap harinya.

Diferensiasi produk olahan rumah makannya dilakukan Rangga Umara sejak hari pertama ia membuka usahanya. Seperti yang sudah diketahui, warung atau rumah makan pecel lele sudah menjamur dan banyak bertebaran di mana-mana. Karena itu, perlu strategi yang baik agar usaha yang baru mulai bisa dengan cepat menarik perhatian calon konsumen. Ikan lele yang secara penampilan lahiriahnya tidak memiliki daya tarik, oleh Rangga Umara ‘didandani’ hingga membuat orang penasaran dengan tampilan lele yang baru, unik dengan tidak melupakan rasanya yang gurih dan lezat.

Bisnis rumah makan bukannya tanpa resiko. Untuk itulah diperlukan kiat-kiat khusus agar mampu bertahan di tengah persaingan yang cukup ketat.

Sebelum memulai usahanya, Rangga Umara mempelajari terlebih dahulu keunggulan lele sebagai bahan makanan. Dengan demikian ia berhasil berinovasi dan menciptakan produk baru yang mampu mengangkat cita rasa lele. Selain itu Rangga juga mempelajari seluk beluk dan sistem pengelolaan rumah makan, tidak hanya menyerahkan ‘kepercayaan’ pada orang lain, sehingga sebagai owner ia tidak hanya mengerti aliran uang yang masuk tapi juga memahami stock dan cost control. Tekat yang kuat untuk mewujudkan mimpi juga menjadi faktor pendorong untuk terus bangkit setiap menemui kesulitan atau bahkan kegagalan.

Saat ini Rangga Umara sudah berhasil mewujudkan impiannya menjadi seorang pengusaha kuliner yang sukses. Bagaimana dengan Anda?


			

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>